Kamis, 21 Januari 2021

5 Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Ekspor Ke Luar Negeri

Ekspor barang adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk melebarkan sayap bisnis Anda. Tentu saja menjualkan barang ke negara lainnya berbeda ketika menjualnya di dalam negeri saja. Selain menghitung besaran biaya ekspor barang ke luar negeri, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pengiriman. Apa sajakah itu ? Simak ulasan singkat berikut. 

 

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ekspor
1. Memahami Barang yang Akan Dikirimkan
Layaknya pengiriman barang di dalam negeri, Anda selaku pengirim atau orang yang terlibat dalam kegiatan ekspor tentu wajib memahami seluk beluk barang yang hendak dikirimkan baik dari segi jumlah maupun jenisnya. Jika sang pengirim saja tidak memahami barang yang hendak dikirimkan, wajar saja jika petugas merasa curiga dan menghentikan proses pengiriman. 


Selain memahami jumlah dan jenis barang, sang pengirim harus memahami deskripsi barang yang hendak dipaketkan. Tentunya Anda tidak boleh menjadi eksportir ketika tidak memahami barang yang hendak diekspor. Sebab ada beberapa jenis barang yang tidak boleh dikirimkan ke negeri seberang, sehingga Anda perlu berhati hati agar barang tidak mendapatkan cap ilegal.


2. Memberitahukan Jenis Barang yang diekspor Kepada KPPBC
Selain mengetahui besaran biaya ekspor ke luar negeri, sang pengirim harus melaporkan sekaligus memberitahukan terkait barang yang hendak diekspor telah sesuai dengan data Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Informasi tersebut nantinya akan disampaikan PED kepada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC). 


Penyampaian laporan bisa dilakukan secara tertulis secara manual atau menggunakan data elektronik sekalipun. Apabila berniat menuliskan laporan berbasis data elektronik, Anda bisa melakukannya dengan Pertukaran Data Elektronik (PDE) maupun berbagai media elektronik lainnya seperti CD atau flashdisk sebagai alternatifnya. 


3. Memahami Ketentuan dari Barang Ekspor
Perlu Anda ketahui bahwa setiap barang yang hendak dikirimkan memiliki ketentuan yang berbeda. Beberapa jenis barang tersebut dibedakan menjadi beberapa kategori yang terdiri dari barang yang boleh dikirimkan, barang yang tidak boleh dikirimkan, dan ada pula yang dibatasi. Dengan kata lain, Anda tidak bisa mengirimkan barang semaunya tanpa menaati peraturan yang ada.


Bagi mereka yang nekat melakukan pelanggaran, nantinya akan dikenakan sesuai dengan ketentuan hukum berkaitan dengan pembatasan barang ekspor. Inilah pentingnya memahami kriteria setiap barang yang akan diekspor terlebih dahulu untuk menekan resiko pelanggaran pengiriman. Setelah memahaminya, saatnya untuk menghitung biaya ekspor ke luar negeri. 


4. Memahami Barang yang Dilarang Ekspor
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa tidak semua barang dapat dikirimkan ke negeri seberang. Peraturan ini berlaku secara merata baik perorangan, badan usaha, dan lain sebagainya. Beberapa jenis barang yang dilarang diekspor antara lain kayu yang masih berbentuk log, pasir silika, bantal trem, bijih timah beserta konsentratnya, rotan mentah, serta skrap dari besi tuang. 


5. Memahami Adanya Bea Keluar untuk Barang Ekspor
Terdapat sejumlah barang yang akan dikenai bea keluar. Bea keluar sendiri merupakan pungutan negara yang telah dituliskan pada UU kepabeanan. Beberapa jenis barang yang akan dikenakan biaya ekspor ke luar negeri seperti produk mineral yang berasal dari hasil pengolahan, kayu (baik dalam kondisi sudah diolah atau serpihan), biji kakao, dan sebagainya.  


Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan ketika menjualkan produk Anda ke luar negeri. Namun sebelum melakukannya, penting untuk memperhatikan berbagai peraturan pengiriman barang ekspor terlebih dahulu. Ketika barang yang hendak diekspor memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, maka proses pengiriman dapat berjalan dengan mudah.

Related Posts

5 Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Ekspor Ke Luar Negeri
4/ 5
Oleh